Kok Bisa Ya Social Media Bikin Standar Wedding Makin Tinggi?

by Lukis Kenangan July 19, 2026 5

Dulu, orang menikah fokus pada satu hal: membangun kehidupan bersama. Sekarang, banyak pasangan justru sibuk memikirkan, “Nanti dekorasinya estetik gak ya?”, “Videonya cinematic gak?”, atau “Kalau di-upload ke Instagram bakal bagus gak?”

Tanpa disadari, media sosial ikut mengubah cara kita memandang sebuah pernikahan.


Semua yang Viral Terlihat Seperti Standar

Saat membuka Instagram atau TikTok, yang muncul biasanya adalah pernikahan terbaik: dekorasi mewah, gaun mahal, venue impian, hingga pesta yang terlihat sempurna.

Padahal, yang kita lihat hanyalah highlight dari ribuan pernikahan yang ada. Kita jarang melihat proses di baliknya, seperti biaya yang besar, utang, atau pengorbanan yang dilakukan pasangan.

Lama-kelamaan, standar “ingin menikah sederhana” berubah menjadi “harus sebagus yang ada di FYP.”


Takut Dinilai Orang Lain

Banyak calon pengantin akhirnya merasa harus memenuhi ekspektasi orang lain. Bukan karena benar-benar menginginkannya, tetapi karena takut dianggap “kurang bagus” saat fotonya diunggah ke media sosial.

Akibatnya, anggaran pernikahan membengkak hanya demi mengikuti tren.


Padahal Pernikahan Hanya Berlangsung Sehari

Pesta pernikahan memang momen spesial, tetapi yang lebih penting adalah kehidupan setelahnya.

Daripada menghabiskan seluruh tabungan untuk pesta sehari, banyak pasangan kini mulai memilih konsep yang lebih bijak: sederhana, intim, namun tetap berkesan.


Teknologi Membantu Menekan Biaya

Salah satu contohnya adalah menggunakan undangan digital. Selain lebih hemat dibanding mencetak ratusan undangan, tamu juga bisa menerima undangan lebih cepat melalui WhatsApp.

Fitur seperti RSVP, buku tamu, lokasi acara, hingga WhatsApp Blast membuat proses mengundang tamu menjadi lebih praktis tanpa mengurangi kesan istimewa.


Penutup

Media sosial memang bisa menjadi sumber inspirasi, tetapi jangan sampai menjadi sumber tekanan. Pernikahan bukan tentang siapa yang paling mewah, melainkan tentang dua orang yang siap menjalani hidup bersama.

Karena pada akhirnya, tamu mungkin hanya mengingat pesta selama beberapa jam. Namun, kalianlah yang akan menjalani pernikahan itu seumur hidup.